Halaman

Jumat, 15 Oktober 2010

Ilmu Penunjang geografi

Karena cakupannya luas, ilmu geografi memerlukan ilmu penunjang. Ilmu penunjang geografi meliputi sebagai berikut.

  • Geologi adalah ilmu yang mempelajari bumi secara keseluruhan, asal kejadian, struktur, komposisi dan sejarahnya (termasuk perkembangan kehidupan) dan proses alamiah yang membuat perkembangannya hingga seperti sekarang.
  • Geomorfologi adalah studi tentang bentuk-bentuk permukaan bumi dan segala proses yang menghasilkan bentuk-bentuk tersebut.
  • Oseanografi adalah ilmu yang mempelajari lautan, air serta gerakannya, pasang, arus, kedalaman, temperatur, kadar garam, dan nilai ekonomisnya. Selain itu, mempelajari tentang geologi dasar laut, batas-batas laut, tumbuhan dan bintang laut, serta hubungan antara laut dan atmosfer.
  • Hidrologi adalah ilmu yang mempelajari air dipermukaan dan dibawah permukaan, termasuk sungai, danau, mata air dan rawa-rawa.
  • Meteorologi adalah ilmu yang mempelajari atmosfer, udara, cuaca, suhu, angin, keawanan, curahan dan radiasi matahari.
  • Klimatologi adalah studi tentang kondisi rata-rata cuaca. Klimatologi mempelajari atau membahas berbagai iklim diseluruh dunia.
  • Biologi adalah ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup.
  • Botani adalah ilmu yang mempelajari tumbuh-tumbuhan, dimana atau didaerah mana tumbuh-tumbuhan tersebut dapat tumbuh dengan subur dan bagaimana persebarannya.
  • Zoologi adalah ilmu yang mempelajari dunia binatang, berkaitan dengan dimana atau didaerah mana binatang tersebut hidup, bagaimana binatang itu tersebar, dan apa sebab binatang tersebut berpindah.
  • Demografi adalah ilmu pengetahuan yang mengumpulkan, menyelidiki catatan-catatan dan statistik penduduk untuk mengetahui segala sesuatu yang berhubungan dengan perkembangan, kepadatan, kelahiran, kematian, perpindahan dan persebaran penduduk.
  • Ekologi adalah cabang dari ilmu biologi yang mempelajari hubungan antar organisme serta antara organisme dan lingkungan.
  • Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari usaha-usaha manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dalam mencapai kemakmuran.
  • Sosiologi adalah ilmu pengetahuan tentang pergaulan hidup manusia, yaiut hubungan antara seorang dengan seorang, perorangan dengan golongan, dan golongan dengan golongan. Dengan kata lain, ilmu yang mempelajari kehidupan manusia dalam masyarakat.
  • Antropologi adalah ilmu yang mempelajari manusia dan kebudayaannya.

Ruang lingkup geografi

Berdasarkan definisi geografi hasil Kesepakatan Semarang tahun 1988, ruang lingkup geografi dapat dirinci sebagai berikut.

  • Pengetahuan mengenai gejala alam dan kehidupan di muka bumi (gejala geosfer)

    Maksudnya, geografi akan mengkaji atau mempelajari berbagai faktor penyebab, sekaligus mencari dan menemukan jawaban mengapa dan bagaimana terjadi gejala geosfer.

  • Interaksi antara manusia dan lingkungannya

    Maksudnya, manusia dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya, baik kebutuhan primer maupun sekunder pasti memanfaatkan lingkungan alam. Oleh karena itu, manusia dituntut untuk bersikap bijak agar kelestarian daya dukung alam tetap terpelihara dengan sebaik-baiknya.

  • Dalam konteks keruangan dan kewilayahan

    Maksudnya, didalam mengkaji atau mempelajari gejala geosfer serta interaksi manusia dengan lingkungannya yang diutamakan adalah persebaran gejala geosfer dalam suatu wilayah atau ruang dan interaksi manusia dengan lingkungannya.

Secara garis besar ilmu geografi dibagi menjadi dua bagian.

  1. Geografi fisik adalah bagian dari ilmu geografi yang mempelajari peristiwa alam yang terjadi dipermukaan bumi, baik di darat, laut, maupun udara beserta gaya yang menyebabkan terjadinya peristiwa tersebut.
  2. Geografi sosial adalah bagian dari ilmu geografi yang mempelajari hubungan dan pengaruh timbal balik antara penduduk dan keadaan alam, serta aktivitas dari usaha manusia dalam menyesuaikan dengan keadaan alam demi kemakmuran dan kesejahteraan hidupnya.

Gabungan antara geografi fisik dan geografi sosial akan melahirkan studi baru, yaitu geografi regional.